Warga Pesisir Diminta Tenang dan Ikuti BPBD Seusai Erupsi Anak Krakatau

LAMPUNG SELATAN - Masyarakat pesisir Lampung dan Banten diminta tetap tenang serta tidak mempercayai informasi yang menyebut erupsi Anak Krakatau akan memicu tsunami, menurut pemberitaan detikSumbagsel mengenai peringatan dari PVMBG.[2]
Warga diimbau menjalankan aktivitas seperti biasa dengan mengikuti arahan BPBD setempat, setelah erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat pada Rabu (21/10/2026), tepatnya pukul 11.45 WIB.[2]
Kolom abu hitam tebal terpantau setinggi 500 meter dari puncak atau sekitar 657 meter di atas permukaan laut dan condong ke barat laut, sementara Suwarno menyatakan erupsi masih berlangsung saat pelaporan.[2]
Status gunung masih Level III atau Siaga, dengan larangan mendekat radius 5 kilometer dari pusat erupsi serta larangan kegiatan radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara.[2]
Kredit foto: Foto: Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi hari ini (Dok. PVMBG).[2]
Sources:
[2] https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8717116/gunung-anak-krakatau-erupsi-siang-ini-abu-hitam-membubung-500-meter — Gunung Anak Krakatau Erupsi Siang Ini, Abu Hitam Membubung 500 Meter